Manatahan.net – Final Piala Presiden 2018 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno menyisakan kerusakan di beberapa titik. Ada pintu dijebol, sementara pagar dirubuhkan.

Persija Jakarta keluar sebagai juara Piala Presiden 2018 setelah mengalahkan Bali United. Sangat disayangkan, laga yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu juga menyisakan kerusakan di beberapa lokasi.

Dari pengamatan detikSport di Stadion GBK dan dan postingan yang ramai di media sosial, saat pertandingan masih berjalan, kerumunan suporter diduga The Jakmania juga menjebol pintu 5 SUGBK. Aparat keamanan kemudian menangani situasi tersebut.

Beberapa suporter kemudian juga terlihat memanjat dinding-dinding pembatas yang berada di dalam area stadion.

Bukan cuma menjebol pintu masuk ke tribun, suporter bahkan merubuhkan pagar pembatas dengan lapangan. Itu juga terjadi tak lama setelah pertandingan usai dan Macan Kemayoran menang 3-0.

Aksi perusakan Stadion GBK oleh suporter terjadi hanya sekitar satu bulan setelah stadion kebangaan Indonesia itu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Stadion tersebut baru saja menjalani proses renovasi selama 16 bulan dan menghabiskan biaya Rp 770 miliar.

Stadion GBK direnovasi sebagai persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Terkait kerusakan yang terjadi akibat laga final ini, panitia Piala Presiden menyatakan siap bertanggung jawab penuh.

Setelah diresmikan, muncul wacana Persija Jakarta berniat menggunakan stadion ini sebagai kandang mereka. Namun belum ada finalisasi soal hal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *