Mustaji (45), ayah Nabiatul Muazzaroh (18) karyawati Restoran Botanika Surabaya yang tewas terjepit lift, pasrah. Dia mengaku sudah melihat rekaman CCTV soal kejadian nahas tersebut.

“Setelah saya melihat rekaman CCTV lewat HP manajeman, ini takdir,” kata Mustaji usai menemui perwakilan manajemen Restoran Botanika di rumah duka, Ngesong Dukuh Kupang, Kelurahan Dukuh Kupang, Kecamatan Pakis, Surabaya, Kamis (15/2/2018).

Korban mengalami kejadian nahas di tempat kerjanya, Rabu (14/2) sekitar pukul 10.28 WIB. Di lantai 2, kepalanya terjepit lift saat hendak membawa turun kantong plastik untuk sampah.

Ibu korban, Siti Romlah (39) tak dapat menyembunyikan kesedihan. Dia menangis saat menceritakan sosok anaknya.

“Temennya banyak yang menganggapnya adik, suka memberi masukan,” kata Siti Romlah yang ikut menemui kunjungan perwakilan manajemen Restoran Botanika.

“Saya sangat kehilangan,” tambah Siti Romlah. Korban merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.

Perwakilan manajemen restoran meninggalkan rumah duka menjelang pukul 11.00 WIB. Siti Romlah kembali menangis saat melepas kepergian tamunya itu.

Ronaldo Bawa Madrid Tekuk PSG di Santiao bernabeu

Paris Saint-Germain mengawali dengan menjanjikan laga tandang ke Real Madrid, tapi pada akhirnya takluk 1-3. Adrien Rabiot kesal timnya akhirnya selalu kandas.

PSG unggul lebih dulu saat bertandang ke Santiago Bernabeu, Kamis (15/2/2018) dinihari WIB pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Rabiot membawa mereka memimpin di menit ke-33.

Tapi skor kembali berimbang saat Cristiano Ronaldo mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-45. Situasi berbalik untuk PSG, setelah Madrid mencetak dua gol di menit-menit akhir: Ronaldo di menit ke-83 dan Marcelo di menit ke-86.

Madrid memang lebih banyak mengancam sepanjang 90 menit. Mereka punya delapan tembakan tepat target dan empat lainnya melenceng/melambung. Sementara PSG tak terlalu buruk, dengan empat percobaan tepat target dan empat lainnya gagal menemui sasaran.

Rabiot kecewa berat dengan hasil ini karena menilai timnya sempat dalam posisi bagus dan punya sejumlah peluang yang harusnya bisa dijadikan gol. Lebih dari itu, dia kesal karena PSG selalu merasakan dalam posisi bagus tapi pada akhirnya kandas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *